Table top Komodo Travel Mart 2017,Kamis (19/10),di Swiss Belin Kristal,Kupang,NTT.(Foto:YD)

Table top Komodo Travel Mart 2017,Kamis (19/10),di Swiss Belin Kristal,Kupang,NTT.(Foto:YD)

Kupang, (ITN-IndonesiaTouristNews): NTT sungguh bergerak maju? Ternyata memang 166 buyers datang dan berjumpa 29 sellers di Bursa pariwisata Komodo Travel Mart 2017 (KTM) kemarin ini pada 18-19 Oktober 2017 di Hotel Swiss Belin Kristal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sellers dari Kupang, Labuan Bajo, Manggarai, Larantuka, Lembata, Waingapu hingga Wini di daerah perbatasan sedangkan buyers sebanyak itu dari dalam dan luar negeri. Transaksi potensialnya diproyeksikan mencapai Rp 63 miliar.

Sellers tahun ini terdiri dari 14 operator tur/agen perjalanan, 10 hotel dan 1 resor, dan 4 perusahaan/organisasi lain terkait pariwisata, semua pelaku pariwisata dari NTT. Pada penyelenggaraan pertama KTM tahun 2016 hanya dihadiri 20 agen perjalanan/operator tur, 4 hotel dan 1 perusahaan/organisasi terkait pariwisata.

Komodo dan Labuan Bajo,daya tarik wisata dan destinasi paling banyak dicari buyers KTM 2017.(Foto:YD)

Komodo dan Labuan Bajo,daya tarik wisata dan destinasi paling banyak dicari buyers KTM 2017.(Foto:YD)

Jadi, KTM kedua ini tampak meningkat signifikan dari sisi buyers. Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pariwisata mendukungnya dengan mengundang buyers dari luar negeri, di antaranya dari Malaysia (15), Singapura (16), Australia (9), Brazil (2), Chile (6), Kolombia (1), Ekuador (1), dan Belanda (2). Dibandingkan dengan tahun lalu hanya dihadiri buyers dari Malaysia, Singapura, Australia dan Hong Kong. Sedangkan dari dalam negeri hadir 109 buyers dari 18 provinsi, di antaranya para operator tur pelaku pariwisata inbound.

Ketua Panitia KTM 2017 Jetty Abineno mengatakan, Labuan Bajo merupakan destinasi favorit yang paling banyak dicari buyers.

“Tapi banyak juga yang bertanya-tanya tentang daerah lain seperti Sabu, Rote, Ende, dan Maumere,” ujar Jetty.

Video pariwisata NTT diputar berulang-ulang di dua layar pada saat table top KTM 2017 berlangsung.(Foto:YD)

Video pariwisata NTT diputar berulang-ulang di dua layar pada saat table top KTM 2017 berlangsung.(Foto:YD)

Transaksi potensial dari KTM 2017 diproyeksikan mencapai Rp 63 miliar. Ini meningkat lebih dari enam kali lipat daripada transaksi potensial yang diperoleh pada KTM 2016 lalu.

KTM 2017 diliput oleh 29 media dan penulis perjalanan (travel writer) dari dalam dan luar negeri.***(Yun Damayanti)